Metromedannews.co, Medan - Proyek pembangunan dan rehabilitasi fasilitas Gedung Polrestabes Medan yang dianggarkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) kembali menjadi sorotan sejumlah pegiat konstruksi.
Sorotan muncul karena terdapat sejumlah pekerjaan struktur berupa pondasi, kolom dan balok pada Gedung Satreskrim Polrestabes Medan yang disebut telah dikerjakan sebelumnya, namun kembali tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada paket Pembangunan/Rehabilitasi Fasade Gedung Polrestabes Medan.
Baca Juga:
Bupati Tapteng Hadiri Sosialisasi Budaya Mutu dan Keselamatan Pasien
Informasi yang dihimpun, pada tahun 2025 Pemko Medan telah menganggarkan kegiatan Rehabilitasi Kantor Polrestabes Medan. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Sigma Siseanna, beralamat di Jalan Mawar Gang Sejahtera Nomor 67, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, dengan nilai kontrak sekitar Rp6,36 miliar.
Belum selesai persoalan pekerjaan tersebut, Dinas PKPCKTR kembali melaksanakan tender dengan nama kegiatan Pembangunan/Rehabilitasi Gedung Satreskrim Polrestabes Medan. Dalam proses evaluasi, CV Soaloon Global Nusantara disebut menjadi salah satu penyedia yang lulus evaluasi.
Menariknya, alamat CV Soaloon Global Nusantara disebut sama dengan alamat CV Sigma Siseanna. Paket tender tersebut kemudian batal setelah menjadi perhatian dan ramai diberitakan di media.
Baca Juga:
Pemerintah Minta Pemda Cermat Usulkan Penerima Bantuan Rehabilitasi Rumah bagi Warga Membutuhkan
Pada tahun 2026, Pemko Medan kembali menganggarkan kegiatan rehabilitasi di lingkungan Polrestabes Medan, kali ini dengan judul Pembangunan/Rehabilitasi Fasade Gedung Polrestabes Medan.
Dalam data LPSE Kota Medan, paket tersebut tercatat dengan Kode RUP 67401612 dengan nilai HPS sebesar 4.990.696.000,00. Terdapat dua penyedia yang menyampaikan penawaran, yakni CV Pancar Surya Mas dan CV Pegeheysha.
Namun, berdasarkan pengamatan di lokasi, awak media menemukan adanya pekerjaan struktur pada bangunan Gedung Satreskrim berupa pondasi, kolom dan balok yang terlihat telah dikerjakan.