Isu ini juga menjadi perhatian Muaz Alfattah Fadhani, mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara (USU) yang meraih Juara 1 Olimpiade Jurnalis Muda 2026 melalui karya berjudul "Dari Halte ke Harapan. Jalan Panjang Mebidang Menuju Kota Rendah Emisi".
Karya tersebut mengkaji perkembangan BRT Mebidang dan peluang transportasi publik rendah emisi melalui observasi lapangan, wawancara, analisis data, infografis, dan perspektif publik. Fokus ini mempertemukan persoalan mobilitas perkotaan dengan kepentingan masyarakat untuk memperoleh layanan transportasi yang layak dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Dana Desa 2025, Pemdes Pasar Sorkam Bangun Jalan Rabat Beton
Bagi Muaz, latar belakang ilmu komputer dan ketertarikannya pada kebijakan publik, lingkungan, serta jurnalisme menjadi konteks dalam mengamati persoalan perkotaan. Ia juga mendirikan Transgo Medan, komunitas pemuda yang berfokus pada edukasi publik, advokasi, dan kampanye mobilitas berkelanjutan.
"Pengembangan transportasi rendah emisi pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang peralihan teknologi kendaraan, tetapi juga tentang kemampuan sistem transportasi melayani masyarakat secara efektif. Bus listrik dapat menjadi bagian dari upaya dekarbonisasi, tetapi manfaatnya bagi warga perlu dilihat bersama dengan kualitas layanan, integrasi jaringan, dan kemudahan akses," tulis Muaz dalam karyanya.
Menjelang target operasional penuh BRT Mebidang, perhatian publik perlu diarahkan pada pertanyaan yang lebih mendasar: apakah sistem yang dibangun mampu memberikan pilihan perjalanan yang terjangkau, nyaman, aman, dan dapat diandalkan bagi masyarakat?
Baca Juga:
Banjir Menggenangi Desa Hanjalipan Sebabkan Mobilitas Terhambat
Jawaban atas pertanyaan tersebut membutuhkan evaluasi berdasarkan data, keterbukaan informasi, serta keterlibatan pengguna transportasi. Dengan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai ukuran utama, pengembangan BRT Mebidang dapat menjadi kesempatan untuk mendorong pembenahan transportasi publik secara lebih luas di Medan dan kawasan sekitarnya.
Tentang Muaz Alfattah Fadhani
Muaz Alfattah Fadhani merupakan mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara yang memiliki minat pada jurnalisme, riset, kebijakan publik, dan pembangunan berkelanjutan. Ia meraih Juara 1 Olimpiade Jurnalis Muda 2026 melalui karya mengenai transportasi publik rendah emisi di kawasan Mebidang dan mendirikan Transgo Medan, komunitas pemuda yang berfokus pada mobilitas berkelanjutan.