Metromedannews.id, Medan - Ayup (40) warga Jalan KL Yos Sudarso Medan melaporkan dugaan kasus pencemaran nama baik ke Polrestabes Medan yang terjadi pada Minggu 1 November 2026 sekira pukul 08.00 Wib di media sosial (medsos) Facebook, Tiktok dan Instagram.
Atas postingan itu, empat akun medsos yang dilaporkan yakni, my_nameis lia, @beritasumut.86 dan akun Facebook beritasumut.86 serta aku Facebook Pincess jasmine.
Baca Juga:
Dugaan Pencemaran Nama Baik, Ketua DPC PBB Dairi Lapor Polisi
Laporan tersebut tertuang di nomor polisi : LP/B/4846/XI/2026/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara tanggal 4 November 2026.
Ayup menjelaskan, berawal pihaknya dituding menabrak (serempet) mobil terlapor yang terjadi di seputaran Jalan Setiabudi Medan pada hari Rabu 28 Oktober 2026 malam.
"Awalnya kami dituding menyerempet mobilnya (terlapor). Di lokasi kejadian sempat terjadi keributan. Yang mana kami dipojokkan menyerempet mobilnya, setelah dibuka rekaman video CCTV jelas mereka yang menabrak mobil kami," ungkap Ayub kepada wartawan usai membuat laporan di Mapolrestabes Medan, Rabu (4/11/2026) malam.
Baca Juga:
Dramatis! Polda Sitanggang Ditangkap di Samosir, Keluarga Sempat Melawan Polisi
Awalnya korban mengira kejadian tersebut hanyalah persoalan sepele, namun pada kenyataannya pihak terlapor malah memfitnah korban dengan postingan di media sosial yang menyebutnya sebagai penipu.
"Awalnya kami mengira ini hanya masalah sepele. Pada kenyataannya pihak terlapor malah memfitnah kami dengan sebutan penipu di medsos. Atas postingan itu nama baik kami sangat dicemarkan dan kami sangat dirugikan," tegasnya.
Korban berharap dengan adanya laporan tersebut, pemilik akun medsos (terlapor) segera ditangkap dan di proses secara hukum yang berlaku.
"Kami berharap pemilik akun medsos tersebut segera ditangkap dan di proses secara hukum supaya tidak ada lagi yang menjadi korban," harapnya mengakhiri.
Sementara itu, pemilik akun saat dihubungi awak media ke nomor WhatsApp 601112303*** terkait dilaporkan ke Polrestabes Medan mengenai pencemaran nama baik di medsos, mengatakan sudah sesuai perjanjian apabila persoalan selesai semua postingan akan di hapus.
"Begini ceritanya bang orang itu menyerempet mobil kami, udah gitu dia orang katanya mau tanggung jawab. Nyatanya orang itu lepas tangan, hilang terus. Terkait postingan di medsos itu kita sudah berjanji sama dia orang. Kan kita sudah bilang, dia perempuan itu bilang begini kalau sudah selesai semua postingan di hapus, ok kami bilang. Tapi sampai sekarang tidak ada titik temunya bang. Sekarang masalah kita itu sama supirnya, sebab supirnya yang tau. Karena supirnya yang bawa mobil bukan dia orang yang bawa mobil. Semalam supirnya sudah nelpon kita, katanya hari ini mau datang jam sepuluh mau datang ke bengkel memperbaiki mobil kami. Tapi sampai sekarang belum ada kabar sama sekali," jelas pemilik akun tersebut menjawab konfirmasi awak media, Kamis (5/11/2026).
[ REDAKTUR : INDRA SIAHAAN ]