QMetromedannews.id, Medan - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., memperkuat program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) dengan menggandeng Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan serta Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Medan. Kolaborasi ini bertujuan menekan angka pengangguran melalui pelatihan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.
Dalam program tersebut, sebanyak 94 pencari kerja diproyeksikan mengikuti pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang memperoleh pekerjaan sesuai bidang masing-masing. Dari jumlah tersebut, tujuh peserta berasal dari kawasan Jermal, Medan, yang menjadi salah satu sasaran awal pelaksanaan program Poliran.
Baca Juga:
Polisi Gerebek Sarang Narkoba Rel Tembung, 6 Pelaku Diringkus
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dalam sambutannya, Kamis (22/10/2026) mengatakan, Poliran merupakan salah satu program prioritas Kapolri yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga mendorong kepedulian terhadap persoalan sosial, termasuk pengangguran.
Menurutnya, program tersebut dilaksanakan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat serta koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan untuk mendata warga yang membutuhkan pekerjaan serta berminat mengikuti pelatihan.
“Pertemuan pertama yang kita lakukan minggu lalu masih bersifat pemetaan. Dari hasil pertemuan itu, kita mengidentifikasi para pencari kerja yang membutuhkan pelatihan. Kita berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan memperoleh pekerjaan sesuai bidangnya,” ujarnya.
Baca Juga:
GSN di Jermal 12, 3 Pengedar Berikut Paket Narkoba Diamankan
Calvijn menjelaskan, pelaksanaan Poliran akan dievaluasi dan diperbarui secara berkala setiap minggu. Setelah tahap pendataan, program dilanjutkan dengan pelatihan vokasi dan pemetaan peluang kerja agar peserta dapat diarahkan ke bidang yang sesuai dengan keterampilan serta kebutuhan perusahaan.
Ia menegaskan, kerja sama antara Polrestabes Medan, BBPVP Medan, dan Apindo merupakan bentuk komitmen bersama dalam membantu masyarakat memperoleh keterampilan dan kesempatan kerja.
“Kami mencoba membantu mendata dan mencari para pencari kerja. Balai vokasi diharapkan memberikan pelatihan, sedangkan Apindo dapat menyampaikan informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja. Kami meyakini upaya menekan angka pengangguran membutuhkan sinergi yang kuat,” katanya.