"Terimakasih saya ucapkan untuk kita semua. Semoga kedepannya kita lebih lagi untuk saling tolong menolong," ungkap Erikson.
Ia juga menyampaikan program-program untuk kedepannya demi memajukan PBMNBB Medan Timur. "Kita sudah menyiapkan program-program kedepannya, seperti pendidikan dan hukum. Jadi untuk kita semua jangan sungkan untuk konsultasi mengenai pendidikan dan hukum, kita akan siap selalu," pesannya.
Baca Juga:
Momen Pilu, Jemaat BNKP Salo'o Menangis saat Doa Bersama di Lokasi Pembunuhan Siswi SMK
Di sela-sela kelangsungan acara, Sekretaris PBMNBB Medan Timur menyampaikan bahwa perayaan partangiangan (Doa) ini bukan sekedar rutinitas adat, melainkan fondasi iman bagi keluarga ke depan.
"Partangiangan ini bukan sekedar rutinitas adat, melainkan fondasi iman bagi keluarga besar kita ini ke depan. Kepengurusan baru berkomitmen untuk memperkuat program sosial (satahi saoloan). Terutama dalam membantu pendidikan anak-anak kita yang berprestasi dan meringankan beban kita yang sedang tertimpa kemalangan. Acara ini juga sebagai bentuk penghargaan kepada leluhur (nenek moyang Nababan) dengan bersyukur dalam doa bersama memohon agar tetap bersaing sehat menuju marga Nababan yang terbaik," ujarnya.
Di akhir acara ketua panitia pelaksana, Togu Nababan menyampaikan terimakasih kepada seluruh panitia dan para donatur yang telah mendukung materi maupun tenaga dalam mensukseskan acara tersebut.
Baca Juga:
Lanal Nabire Gelar Doa Bersama untuk Korban Longsor Bandung Barat dan Personel Yonif 9 Marinir
"Kehadiran ratusan kepala keluarga hari ini membuktikan bahwa semangat kebersamaan marga Nababan masih sangat kental walaupun hidup di perantauan," pungkasnya.